LITTLE HELPER

Penolong Kecil. Hope you enjoy in my blog.

Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Maret 2016

SERBA-SERBI PEMBUATAN DAN PERPANJANGAN VISA CHINA [VISA AIESEC Global Citizen]

Halo kalian! Apa kabar?

Aku baru pulang sekitar seminggu yang lalu dari Negeri Cina! Bahagia banget rasanya, ternyata Cina itu gak seburuk yang diberitakan di TV maupun di internet selama ini. Selama sebulanan aku tinggal disana pastinya aku membandingkan keadaan disana dan disini, sangat besar perbandingannya menurutku memang banyak yang harus Indonesia contoh dari Cina.

Sebelum aku berangkat kesana pastinya banyak hal yang harus aku persiapkan. Salah satunya adalah VISA, hal yang paling penting ya adalah ini. Yang masih belum tau apa itu VISA, mari aku berikan sedikit gambaran, bahwa VISA itu adalah izin masuk dari negara yang mau kita kunjungi dalam periode dan tujuan tertentu. Kata orang-orang sih bikin Visa untuk Cina itu ga ribet, tapi berhubung aku gak tinggal di pulau jawa itu yang bikin aku jadi ribet. Hiks. Selain masalah yang aku tidak tinggal di pulau jawa, yaitu adalah aku butuh visa yang mengizinkan aku tinggal di Cina dalam waktu 60 hari atau paling ga 50 hari karena aku ikut AIESEC GLOBAL CITIZEN yang mengharuskan aku tinggal disana selama kurang lebih 6 minggu lamanya. The problem is, Cina hanya memberikan kita izin masuk selama 30 hari atau sebulan saja. Ketentuan ini baru saja diberlakukan pada pertengahan 2015 lalu CMIIW.

Jadi untuk mengatasi masalah aku yang tinggal jauh dari kantor pengurusan visa cina adalah, aku menggunakan jasa travel agent. Sebenarnya aku dari awal pengen banget untuk ngurus sendiri dan langsung datang ke kantornya, biar aku tau gimana prosesnya. Tapi untuk mengurus sendiri sangatlah menguras waktu, tenaga dan uang yang gak sedikit. Jadi buat kamu yang pengen menghemat waktu, tenaga maupun uang. Solusinya kamu bisa pake travel agent. Untuk mengurus melalui travel agent pun aku bener-bener harus survei, memastikan kalo itu agent bisa bantu aku biar visa aku ga di tolak dan mereka bisa apply dengan cepat. Karena aku mempet banget bikin visanya dua minggu sebelum keberangkatan HAHAHAHA (Ini jangan ditiru ya!!). By the way ini aku apply untuk visa L alias visa turis untuk Double Entry. Nanti aku kasih penjelasan kenapa aku ga pake visa pelajar atau visa exchange ataupun bisnis padahal aku ada project ngajar disana.

Persyaratan Visa Cina gak begitu ribet, ini data-data yang aku berikan ke travel agent aku, yaitu:
-Paspor asli
-Fotokopi KTP 
-Fotokopi Kartu Keluarga
-Booking Flight Ticket
-Invitation Letter dari Temenku di Cina yang menyatakan bahwa aku disana nantinya akan tinggal dirumahnya. Sedangkan buat kamu yang mau liburan saja bisa juga melampirkan Booking Hotel

Untuk waktu pembuatan visa aku pilih untuk regular service yang memakan waktu 4 harian tapi kalo kamu mau jadinya lebih cepat kamu bisa pilih yang express service yang jadinya 3 hari ataupun urgent service yang jadinya 2 hari. Sekali lagi ini agar aku bisa menghemat lebih banyak uang walaupun kepepet sama waktu buatnya hohohoho.

Harga untuk pembuatan Visa Turis untuk Double Entryku adalah Rp 840.000! Gak terlalu jauh sama harga normal kalo urus sendiri ke sana, jadi murah banget kan? Kalo dibandingkan aku urus sendiri pasti lebih mahal karena biaya akomodasi kesana~
Untuk harga normal kamu bisa cek di websitenya. okay?

Travel agent yang aku pakai, aku rekomendasikan untuk kalian, karena harganya ga terlalu beda sama harga normal dan pelayanannya ramah Udah tersebar di beberapa kota di Indonesia, kamu bisa cek disini: txtravel.com

Nah, karena aku diharuskan untuk tinggal di Cina selama kurun waktu 6 minggu sedangkan Cina hanya memberikan aku waktu sekitar 30 hari. Ada dua cara untuk memperpanjangnya, yang pertama aku memperpanjang di kantor imigrasi Cina, namun OC AIESEC dari sana mengatakan bahwa untuk memperpanjang visa disana sangatlah susah, Visa turis saja susah, apalagi jika aku memilih Visa bisnis, akan lebih sulit lagi. Cara yang kedua adalah dengan Visa Turis Double Entry, kenapa? Karena kalo aku keluar, lalu masuk lagi ke negara itu visa ku akan kembali menjadi 30 hari lagi yeay! Tapi inget ya harus keluar dulu dari negara itu, paling ga ke negara sebelah aja, contohnya Hong Kong. Buat kamu yang ke Guangzhou itu akan lebih dekat ke HKnya sekalian jalan-jalan juga kan, tapi buat aku yang tinggalnya di Chengdu itu literally jauh banget dan harus mempersiapkan budget yang lumayan banyak ehhehehe.


Rupa visa yang sudah jadi dan di tempel di passportku

Terus kalo ada yang nanya-nanya kenapa aku pilih visa turis padahal aku ada project disana, itu adalah karena visa turis sangatlah mudah dan gak ngeribetin data-datanya. mengingat aku bikin visanya mepet banget hehehehe. Kalo ditanya sama imigrasinya atau ama polisi disana ngapain di cina, aku selalu jawab liburan, ketemu sama temen. Aku gak bilang ada project ngajar disini karena visaku adalah visa turis bukan visa student ataupun bisnis. yeah cari aman.

Setelah seminggu aku sampai di Cina, temen-temen dari AIESEC mencoba untuk bantu aku perpanjang visa di kantor imigrasi, karena pertimbangan perjalanan ke hong kong memakan uang yang cukup besar, jadi kita mencoba memperpanjangnya. Kantor imigrasinya Chengdu ada di Tianfu Square tepatnya dibelakang Tianfu Square dan disebelah Technology museum.

Sampai disana aku isi formulir gitu setelah memberikan formulirnya ke resepsionis aku harus menunggu, aku bentar doang nunggunya udah langsung dipanggil. Aku duduk didepan komputer muka pegawainya ga jelas kalo aku duduk. Gak ngertinya aku adalah si pegawai ga nanya-nanya apapun sama aku, dia pake bahasa mandarin ngoceh ngoceh sama temen cina ku. Aku ya melongo aja. Mungkin yang masalah dia adalah aku pake kerudung, agak lama dia berdebat gitu dan masih ga ngomong sama sekali sama aku, tapi temenku yang lain bilang kalo aku cukup behave well aja dan senyum. Then finally after long time arguing with my friend, she talked with me. Dia bilang mau ambil foto aku, terus aku harus memperlihatkan telingaku yang akhirnya memaksa aku untuk lepas kerudung aku disitu juga. Aku kesel sampe harus bener-bener lepas kerudung dikursi itu, sampe pulang ini aku masih dongkol aja kalo ngingetnya. Astaghfirullah :(
Setelah foto, aku bayar perpanjangan Visa sebesar RMB 160 atau sekitar Rp 330.000. Dan itu tandanya aku telah berhasil memperpanjang visaku selama satu bulan tanpa harus menghabiskan uang yang tidak sedikit untuk ke Hong Kong! Yip Yip Horee~
Oiyah untuk proses perpanjangan Visa disana itu sekitar 7 hari, jadi kalo memperpanjang dari jauh-jauh hari.

Struk pembayaran perpanjangan visa sekaligus bukti untuk pengambilan pasport

Visaku sudah diperpanjang!

Baiklah segitu ceritaku dalam pembuatan Visa Cina semoga bermanfaat buat kalian yang akan terbang ke Cina. Kalian bisa lihat lebih lengkap di website untuk pembuatan Visa Cina disini www.visaforchina.org atau kalian bisa tanya-tanya ke aku di kolom komentar. Aku tunggu ceritamu dari Cina ya!

Selasa, 31 Maret 2015

Contoh Autobiografi Bahasa Inggris [HOW TO WRITE AN INTERESTING AUTOBIOGRAPH]

Jadi kemarin ceritanya penulis sedang melaksanakan yang namanya Ujian Praktek Bahasa Inggris. Kebetulan tugasnya tidak sesulit dan se'kaku' yang penulis bayangkan yaitu menulis dan menceritakan apa yang bakal kamu lakuin setelah lulus dari SMA ini. Yah bisa dibilang temanya What's your future going to look like gitudee

Lalu riuhlah kelas penulis saat diumumkan mengenai ujian praktek itu, ada yang ngeluh, ada yang udah gupek nyari joki untuk menerjermahkan tulisannya, ada juga yang langsung sibuk siap-siap mau gimana bikinnya. Penulis sendiri sih termasuk yang nyantai, karena baru bikin tulisannya H-1 pas malem-malem pula buatnya (Ini emang kaya ngeremehin dan ngegampangin). Tapi walaupun dibuatnya H-1 hasilnya harus memuaskan dong. Jadi, biar memuaskan penulis mulailah mencari-cari referensi yang ada diinternet buat inspirasi dan biar gak ngehasilin autobiografi yang boring, mainstream, dan formal banget. Jadi ada tips-tips untuk kalian nih yang mau nulis autobiografi dan kepengen yang antimainstream alias biasa-biasa aja



1. Buat Pendahuluan yang Eyecathcing a.k.a menarik
Pendahuluan ini bener bener berpengaruh besar pokoknya. Disini waktunya kamu untuk menarik perhatian dari pembaca. Jangan sampe deh kamu nulis nama, umur, tempat lahir, alamat dan tetek bengek segala macem disini. BASI. Mulailai sesuatu yang menarik, misalnya ceritain cuaca di hari kelahiran kamu gitu, atau ceritain dari suatu kejadian gitu. Bisa juga flashback. Cukup inget aja, kalo pendahuluan sebuah tulisan adalah kuncinya. Make interesting one.

2.Bikin judul yang hits
Judul itu ibarat sampul autobiografi kamu, seharusnya ditulis dengan nada dan gaya tulisan selain harus menarik perhatian dan minat. Pastiin judul yang buat itu pendek dan mudah di ingat daripada panjang, susah dingerti, gak nyambung pula sama tulisannya. hindari menulis My autobiography.....sekali lagi BASI. hahahaha becanda

3. Pake gaya penulisan kamu sendiri
Yang namanya autobiografi itu adalah jalan cerita hidup yang kamu tulis sendiri selain itu orang membaca autobiografi  juga untuk dapetin wawasan mengenai bagaimana rasanya jadi orang lain. Dan jadi diri kamu sendiri saat menulis adalah cara yang pasti untuk membuat orang tetap membaca.

Yaudah deh langsung ajayaa ini contohnya, ini penulis sendiri yang tulis dan ini yang penulis presentasikan saat ujian praktek bahasa inggris di bangku SMA.




I DREAMED A DREAM

Out in the woods of Untoro, a child was born to Mr. and Mrs. Yahya in the year 1997. This lovely baby was named Devi Puspita Amartha Yahya. And that’s me! Now, I am 17 years old and in my final year of high school. I ready to pursue my longlife dream, going abroad.

In the first year of high school, I have a dream to be ambassador. The reason is simple, every time I read newspaper I always attracted by International news. I am curious with what going outside and interested to learn their mindset . But, coming from a middle class family, I do not dare to dream to go abroad using fund from my parents and going abroad is a symbol of wealth in Indonesia, something out of my family's reach. As a high school student, I think, to be a diplomat is a profession that gives an opportunity to go overseas and funded by the state.

Beyond my selfish reason to be ambassador, I also want to bring the name of Indonesia to the center of world. Introducing our particoloured culture, make political and of course educational relationship. So that every student can be easily to continue their study overseas.

I know it is not easy to make my dream come true because I am planning to majoring  International Relations in Padjajaran University. What motivates me is my family especially my dad who always watching me from clouds of heaven and the saying from Donovan Bailey,Follow your passion, be prepared to work hard and sacrifice, and, above all don't let anyone limit your dreams.” In ten years I hope to see myself successful and having myself at the embassy of Indonesia in Japan. 



Semoga bermanfaat!!!  kalian juga bisa tanya-tanya bisa dikolom komentar lhoo^-^)v